Beltim Kembali Raih Prestasi

0
53

INAPOS, Babel – Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali raih prestasi.  Kali ini, dua penghargaan Indeks Kelola 2019, untuk keunggulan dalam Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dua penghargaan dari Katadata Insight Center itu meliputi, Apresiasi Ketepatan Alokasi Bidang Pendidikan, dan Apresiasi Ketepatan Alokasi Bidang Kesehatan.

Penghargaan pertama untuk Apresiasi Ketepatan Alokasi Bidang Pendidikan, diserahkan oleh Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Budi Santosa, mewakili Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian kepada Bupati Beltim Yuslih Ihza saat Malam Penganugerahan Indeks Kelola 2019 di Djakarta Teather XXI Sarinah Thamrin Jakarta, Kamis (28/11/19).

Sedangkan, untuk penghargaan ke dua, Apresiasi Ketepatan Alokasi Bidang Kesehatan, diserahkan oleh Chief Operating Officer Katadata Ade Wahyudi.

Penyerahan penghargaan disaksikan oleh Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik dan tim penilai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM serta ratusan undangan lainnya.

Chief Content Officer Katadata Heri Susanto mengungkapkan, Indeks Kelola merupakan metode untuk mengukur kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD untuk pembangunan daerah.

Penilaian dilakukan dengan tiga komponen, yakni administratif, kuantitatif dan kualitatif.

“Komponen administratif didasarkan pada opini dari audit Badan Pemeriksa Keuangan RI, dengan minimal memperoleh Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Sedangkan kualitatif, dinilai dari inovasi dan terobosan kebijakan pemerintah daerah,” jelas Heri.

Untuk komponen kuantitatif dibagi ke dua subkomponen, yakni ketepatan dan pencapaian pertumbuhan sektoral. Penilaiannya berdasarkan analisis data dengan mengkelompokkan 508 Kabupaten/Kota di Indonesia ke dalam 4 kelompok menurut besaran APBD per kapita dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Dari komponen penilaian tersebut kita mendapatkan 64 Kabupaten/Kota dengan Indek Kelola Tertinggi. 64 daerah tersebut masuk dalam empat kategori yang dipilih KIC, yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan pembangunan ekonomi. Daerah-daerah itu memang melakukan banyak inovasi dan layak diapresiasi,” ujarnya.

Sumber : Kominfo Beltim, Imron L,  Mulyadi


Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here